Mengapa Orange is The New Black Layak Ditonton Meski Sangat Panjang


Sejak semakin konsisten menjadi anak rumahan, membuat saya kurang asupan visual yang bisa menambah wawasan. Menonton bioskop jadi sangat jarang sekali, satu kali dalam sebulan belum tentu. Itulah yang membawa saya pada keyakinan diri untuk berlangganan Netflix bersama kedua teman lainnya.

Ada banyak series atau film yang terkenal di Netflix, tapi saya menghindari hanya mengikuti yang lagi rame dibicarakan. Orange is The New Black (OITNB) kemudian datang pada hidup saya selama 2-3 minggu terakhir, lalu terjebak pada 6 seasons dan 13 episodes setiap season-nya. Tidak cukup di situ saja, akan ada final season yaitu Season 7 yang akan menjadi penutup series yang panjang ini pada tahun 2019 (nggak sabar!!).

OITNB terinspirasi dari memoir yang ditulis oleh Piper Kerman "Orange is The New Black: My Year in Women's Prison" , yang harus masuk penjara selama 13 bulan (dari 15 bulan) karena pencucian uang dan perdagangan narkoba. Kisah ini ingin menunjukkan sistem penjara yang bobrok di Amerika Serikat (berlatar belakang di penjara perempuan di Litchfield, penjara "fiksi") dan melihat sudut pandang narapidana perempuan sebagai manusia seutuhnya.

Sebab terlalu banyak yang bisa diceritakan di series ini, saya akan membahasnya per-seasonnya. Jika tidak ingin membaca per-seasonnya, kalian bisa langsung membaca bagian akhir untuk kesimpulan.

Piper Chapman

SEASON 1 (2013)

Setiap ada narapidana baru, mereka akan diberi pakaian berwarna oranye.  Sedangkan "The New Black" merupakan frasa yang biasa digunakan sebagai kata ganti "mendadak populer".

Permasalahan utama:
Begitulah Chapman menjalani hari-hari awalnya di penjara, mendadak populer karena ia membuat drama baru saat di tempat makan. Sejak hari itu, Chapman dikenal sebagai orang yang paling utama membuat drama. Di season 1 ini lebih banyak menceritakan Chapman dan narapidana baru lainnya beradaptasi di penjara.

Mungkin di awal kita akan berpikir Piper Chapman adalah tokoh utama, OITNB membawa seriesnya terkesan tak punya tokoh utama. Keseluruhan series ini menceritakan hampir semua tokohnya.

Permasalahan lainnya:
Episode ke-5 "The Chickening" adalah episode yang nggak terlupakan di season ini, baru tahu kalau ayam adalah obsesi terbesar yang dipercayai oleh orang Rusia. 

Sistem penjara:
Sistem penjara yang paling dibahas utama di sini adalah bagaimana personalitas pekerja di sana bisa membuat ia bisa melakukan apapun, padahal tidak boleh demikian. Salah satunya diceritakan  di episode ketiga berjudul Lesbian Request Denied. 

Kisah Narapidana:
Di setiap season, pasti akan diceritakan latar belakang setiap narapidana yang membuat kita berempati untuk tetap melihat mereka "sebagai manusia". Saya sendiri, sebelum menonton ini, setiap medengar penjara, bayangannya macem-macem, dan mungkin ketika dengar mantan narapidana, kesannya tetap seram. OITNB mampu membangun empati tersebut, bahwa tidak berhak untuk kita menjustifikasi mereka tidak berhak mendapat pekerjaan baru karena ia punya label "mantan narapidana".

Sebab banyak yang diceritakan, ada salah satu tokoh yang merepresentasikan narapidana dengan kasus pembunuhan. Bagaimana kita bisa melihat orang yang "kriminal" tetap menjadi "manusia". 

Suzanne (kiri) dan Vee (kanan)

SEASON 2 (2014)

Permasalahan utama:
Kehadiran Vee begitu mempengaruhi Litchfield Prison. Kuncinya menaklukkan penjara adalah: memberikan apa yang dibutuhkan narapidana lainnya, maka yang lain akan hormat.

Permasalah lainnya:
Kehadiran Brook Soso menambah warna dari OITNB, ia berketurunan Asia (yang sangat minoritas di sana) meski tidak sepenuhnya. Masalah ras memang selalu jadi masalah utama di series OITNB ini.

Yang paling menarik di sini adalah bagaimana caranya mengatasi seseorang seperti Suzanne yang memiliki permasalahan mental - Vee sangat bisa mengatasinya, kuncinya sebenarnya satu: Vee memberikan treatment kepada Suzanne sebagai manusia, bukan sebagai bahan bercanda atau bahkan memberikan label "Crazy Eyes". Huhu cerita Suzanne ini jadi yang paling favorit, ingin memeluknya.

Di sini juga mulai ditunjukkan lebih banyak tentang latar belakang Chapman dan Alex sebagai pasangan lesbian di masa lalu.

Sistem penjara:
Ditunjukkan bagaimana penjara uji coba. Serta mulai muncul masalah keuangan (korupsi) di penjara, mulai diarahkan ke narasi bahwa penjara di Amerika Serikat jadi bisnis (tapi ini akan lebih banyak dibahas di season 4, 5 dan 6).

Scene favorit! Ini Rosa saat muda dan saat tua.
Kisah Narapidana:
Banyak kisah narapidana, tapi yang paling menonjol adalah kisah Rosa yang masuk penjara karena suatu hal yang kalau diberitahu nanti spoiler hahaha. Ia di penjara dalam keadaan kanker. Kita akan diajak melihat kehidupan kriminalnya, apa nafsu yang dikejar, dan bagaiman Rosa menghadapi kankernya.


SEASON 3 (2015)

Permasalahan utama:
Paling berkesan di season ketiga adalah endingnya! Apa makna kebebasan bagi mereka, dan bagaimana jika mereka diberi kebebasan untuk beberapa jam saja. Ending ini membuat saya menangis nggak selesai-selesai. Di season ini juga banyak sesi keluarga, memperkuat diri saya terhadap "makna keluarga" yang ingin saya bangun kelak.

Permasalah lainnya:
Chapman di sini mulai bisa menguasai penjara dan mendadak menjadi seperti Nazi sebab ia berbisnis celana dalam. Bagaimana bisnisnya? Kamu harus nonton! Hahahaha

Sistem penjara:
Di sini mulai muncul mengapa program-program yang layak untuk narapidana selalu tidak berhasil diwujudkan.


Kisah Narapidana:
Chang, perempuan berketurunan China yang sering hanya numpang lewat karena ia penyendiri akhirnya dibagikan cerita selama ia di penjara ngapain aja dan latar belakangnya yang membawanya ke penjara. Chang adalah salah satu tokoh favorit. Meme di atas sebenarnya Chang di season 5, tapi gak papa saya masukkan hahaha, itu salah satu scene favorit.

Depan Brook Soso, belakang Poussey Washington.

SEASON 4 (2016)

Permasalahan utama:
Sebenarnya permasalahan utama di season ini adalah ketika ada selebriti yang masuk penjara, INI YANG SAYA PERTANYAKAN SEJAK AWAL! Saya bertanya-tanya apa nggak ada politisi atau yang punya previlege lalu masuk penjara? Nah di season 4 dan 5 kita akan tahu realitanya.

Tapi, saya cenderung cuek dengan cerita tersebut karena terlalu terbawa suasana kisah Poussey Washington dan Brook Soso. Saya paling sering skip adegan lesbian sama kekerasan, tapi bagian Poussey dan Soso.. nggak akan diskip, karena romantis sekali hahahaha. Scene di atas adalah scene favorit yang paling romantis. Sebenarnya ini momen di mana isu ras kembali di bawa, bagaimana stereotipe orang berkulit hitam yang digambarkan oleh Brook Soso.

Di sini juga jadi season penting untuk Poussey *menghapus air mata*.

Sistem penjara:
Di sini lah season penting dari bobroknya sistem penjara, bahwa penjara di Amerika Serikat memang dibisniskan. Mereka mulai membuat kebijakan-kebijakan yang tidak masuk akal dan tidak manusiawi sama sekali, selain karena bisnis sebab lainnya adalah pembuat kebijakan seringkali dari orang yang tidak pernah ke penjara sama sekali. Muncul juga pekerja yang memposisikan narapidana tidak manusiawi, bahkan memanggil mereka dengan sebutan "animal". Parah banget sih season ini. 

Kisah Narapidana:
Semakin ke belakang, season makin seru, dan cerita tiap narapidana dan pekerjanya makin seru! Pekerjanya seperti Mr. Caputo (pemimpin utama) dan Mr. Healey (konselor) adalah favorit! Mereka punya latar belakang yang begitu sedih bagi saya. Bagaimana Mr. Caputo, seseorang yang selalu berusaha mengerjakan apapun dengan kejujuran dirusak oleh sistem dan Mr. Healey seorang konselor yang sebenarnya kejiwaannya juga tidak cukup baik serta kegagalannya menjadi konselor.

Memang yang paling menarik di OITNB penokohannya selalu kuat, lihat semua tokohnya past ingat namanya, atau kalaupun lupa pasti tahu kisahnya. Di season ini mulai banyak cerita yang menarik. Di antaranya ada representasi narapidana yang dahulu adalah jurnalis dan aktivis.


SEASON 5 (2017)

Permasalahan utama:
Sebenarnya ini adalah season yang seru tapi melelahkan, di season ini Litchfield melakukan kerusuhan atau PRISON RIOT. Mereka menuntut hak-hak mereka yang semakin bobrok sejak MCC (salah satu lembaga yang mengurus penjara) semakin semena-mena (mulai dari tempat tidur yang seperti kandang hewan, tidak memanusiawikan narapidana, sampai makanan sehari-hari yang tidak layak dimakan). 

Sebelumnya saya berpikir, apakah kerusuhan dalam penjara sesuatu yang wajar? Memangnya kejadian? Saya lihat di Youtube, ternyata itu memang realita, dan mungkin bisa lebih buruk dari yang ada di OITNB.


Dari kiri: Piper Chapman, Taystee,  Janae Watson"Trackstar", Black Cindy, dan Alisan Abdullah.

Di sini, meski kerusuhannya sangat parah, Tasystee dan teman-temannya mencoba melakukan negoisasi seperti "manusia yang dihormati". Melakukan negoisasi yang terstruktur, menuliskan hak-hak secara demokrasi yang meskipun demokrasi tidak selalu menyenangkan. 

Ada isu berkulit putih yang seakan-akan karaoke apa yang dinyanyikan orang berkulit hitam di sini. Isu politik juga mulai muncul, seperti bagaimana terorisme selalu dikaitkan orang muslim, menariknya akhirnya di sini ada narapidana perempuan yang berkerudung (ia muncul sejak season 4). Isu islamnya seru sih di sini.

Ini season melelahkan sekaligus paling seru, puncak kebobrokan. Melelahkannya hanya saat di bagian kerusuhan ada aja yang melakukan kebodohan, itu bikin skip skip skip karena... ya... penasaran sama keberlanjutan dan kapan berakhirnya PRISON RIOT ini.

Kisah Narapidana:


Yang paling seru di sini adalah.. kisah FRIEDA! Karena Frieda saya menyesal tidak pernah menjalani hidup di alam, survive dengan alat seadanya, dan tidak pernah ikut pramuka. Sebenarnya tidak terlalu jelas sebab apa yang membawa Frieda ke penjara (atau saya yang nggak ngeh).

Di season ini lebih banyak kisah masa lalu yang membawa agama, mulai dari Jewish dan islam. Paling banyak memang tentang islam.


Selain Frieda, di sini adalah momen paling menyedihkan dari Suzanne mengapa bisa masuk penjara. Latar belakangnya akhirnya benar-benar dibuka (sebab dari season pertama sebenarnya sudah diceritakan), kita jadi tahu mengapa ia masuk penjara.


SEASON 6 (2018)

Permasalahan utama:
Seperti yang terlihat di poster, OITNB to the max. Max adalah penjara dengan Maximum Security. Ternyata yang mereka perjuangan di riot membawa mereka kesana. Di sini adalah masa di mana kita banyak kehilangan teman-teman di Litchfield, dan berkenalan dengan narapidana di Max.

Yang paling seru adalah ketika Taystee dituduh terlibat kekerasan di PRISON RIOT hingga muncul gerakan Black Lives Matter. Di sini banyak sekali scene penyidangan, bagaimana cara pekerja pengacara yang selama ini nggak terlalu banyak muncul. Bagaimana narapidana akan selalu berakhir menjadi korban sistem.

Max akan membuat kalian rindu pada Litchfield, meskipun penjara tersebut juga bobrok.

Masalah yang seru juga bagaimana ada proses rebranding lembaga yang mengurus penjara, sebab mereka sedang bertanding karena krisis kepercayaan. Ini sesuai banget sama yang saya dipelajari di kampus, meski Season 6 ini cenderung membuat rindu Litchfield dan akhirnya agak susah nontonnya karena banyak tokoh yang nggak lanjut lagi.. itu salah satu yang bikin betah nonton. 

Kisah Narapidana:
Di sini semakin banyak menceritakan Frieda favorit saya hahaha! Serta Carol dan saudaranya yang merupakan narapidana Max. Lebih banyak juga menceritakan salah satu narapidana yang sudah dibebaskan, bagaimana mereka susah menjalani hidup dengan label "mantan narapidana". Ini salah satu yang paling utama disampaikan di OITNB.


KESIMPULAN

Memang memiliki season yang begitu panjang, tapi layak ditonton sebab ini realita penjara yang selama ini tidak diketahui. Realita yang tidak cukup jika hanya menonton satu season saja, bahkan mungkin 7 season pun belum mampu menyampaikan realita yang sesungguhnya.

Setiap narapidana di sini begitu heterogen, bukan hanya kulit putih dan kulit hitam. Tapi berbagai ras, mulai dari Rusia, Australia, Latina, dan masih banyak yang lain. Menjadi representasi macam-macam kriminal: pembunuhan, heroin, marijuana, drug dealer, perampokan, atau bahkan yang tidak sengaja terbunuh, menjadi stalker, dan lainnya tapi kita tetap dibangun empatinya untuk melihat mereka sebagai manusia. Sebab, itulah yang menjadi masalah narapidana, iya di penjara dilayani seakan bukan manusia dan di luar penjara harus memiliki label mantan narapidana sehingga kehidupannya susah dan seringkali kehidupan penjara lebih baik daripada di luar. Salah satu sebab utamanya tentu sistem penjara yang bobrok.

Memang ada beberapa episode atau bahkan season yang membuat kita gemas untuk segera skip ke episode berikutnya sebab begitu panjang rentetan ceritanya, nggak selesai-selesai. Itu saja sih yang membuat saya merasa lelah menonton OITNB.

Agak susah kalau harus menentukan tokoh favorit, sebab semuanya punya cerita yang begitu menarik. Tapi kalau boleh satu saja, saya akan memilih Frieda (lihat sebabnya di season 5). Dengan begini, saya akan menunggu dengan sabar final seasonnya. Siapa juga yang sedang menunggu? :D

0 comments:

Post a Comment